Postingan

Menampilkan postingan dengan label tulisanku

Rekap Peristiwa Dua Puluh Dua Puluh

Sebuah rekap peristiwa di tahun ini. Ingin rasanya mengabadikannya dalam sebuah tulisan. Sebagai pengingat, karena aku sangat pelupa, dan ingin sekali rasanya di tahun-tahun mendatang aku bisa mengingatnya. Tahun dua ribu dua puluh. Tahun yang sangat absurd. Bertubi-tubi dilanda kesedihan, namun juga banyak yang dipelajari dan didapat. Ada keputusan besar yang akhirnya berani diambil di tahun ini, meski jalan ke depan masih sangat abu-abu. Malam ini masih menulis rekap peristiwa yang ingin aku abadikan. Setelah ini berencana untuk melanjutkan & melengkapi tulisannya. Rekap ini berisi berita-berita nasional dari kaca mataku. Barangkali tidak semua peristiwa tidak aku sebutkan di sini, karena ini adalan peristiwa-peristiwa terpilih yang cukup membuatku terkesan (sedih maupun senang). Terbantu oleh media seperti catch me up & kumparan, untuk mengingatkan beberapa peristiwa yang terjadi. Selain itu juga aku tuliskan rekap peristiwa di kehidupan pribadiku. Terbantu oleh media sosial...

jalan kita

Gambar
bukankah jalan kita memang tak selalu lurus bahkan takan selalu mulus mungkin akan kita temukan jalan berliku terkadang terjal ataukan curam akan ada saatnya di mana kita dihadapkan pada sebuah persimpangan di mana kita sama-sama tak tahu  ke mana masing-masing simpang kan bermuara tapi tak ada salahnya kan tuk mencoba salah satunya? pertimbangan tentu kita kan perlu namun tanpa membuang waktu yang diperlu hanya berani juga yakinkan hati tuk menapaki lalu, jalan manakah yangkan kulalui? sedang mana yang kan kau pilih @riskasania dini hari, 190715

biar saja

Gambar
biar saja sebentar lagi karna aku masih ingin nikmati tersandar di atas tanah berumput ini ditemani semilir angin sejukkan diri murni tanpa polusi sayup-sayup terdengar nyaring suara nyanyian alam tak lama kini kurasa ikut terhanyut ke dalamnya melepas penat yang sering terasa @riskasania  240815

Lalu Bagaimana Jika

Gambar
Lalu bagaimana jika, tiba-tiba aku memilih untuk menyerah? Maka seandainya suatu hari nanti, kau dapati aku lelah, kau dapati aku kehilangan arah, kau dapati aku tersandung dan terjatuh. Ingatkan bahwa jalan kita masih panjang, genggam tanganku dan yakinkan aku, bahwa kelelahan ini akan segera berakhir. Itupun bila kau masih ingin berjuang bersamaku. source: http://www.headstartonhealthyliving.com/wp-content/uploads/2014/09/Road-at-the-foot-of-the-hope-in-the-distance-try-hard-1920x1440.jpg

Maaf dan Terima Kasih

Maaf untuk kata maaf juga terima kasih yang tak pernah terucap. Maaf untuk alasan yang tak pernah terungkap. Untukku, ini terlalu cepat. Tiga puluh lima hari yang berlalu, tak cukup untuk mengenal satu sama lain. Bahkan menurutku itu hanya perasaan sementara saja. Hanya karena seringnya bertemu, dan memang hanya ada aku di saat itu. Dan setelah itu akan lenyap saat sudah jarang bertemu. Terima kasih atas semua kebaikan, perhatian, dan perjuanganmu. Bahkan mungkin belum sempat terucap kata terima kasih untukmu. Maaf untuk jawaban yang kutunda hingga hari terakhir, karena ketidakinginanku merusak suasana. Dan mungkin menggantungkanmu. Maaf tak menganggapmu lebih Kata mereka, nyaman saja belum cukup. Sekali lagi, maaf dan terima kasih untuk semuanya. Semoga tak ada sakit hati di antara kita. Sekarang kau sudah bersama yang lain kan? Berbahagialah.

[Review] ARCHINESIA Volume 4

Gambar
ARCHINESIA Volume 4: Cross-Border Architecture tebal: 207 halaman Rubrik-rubrik yang ada dalam archinesia sudah lengkap. Mulai dari berita, liputan event, project-project ASEAN, interview arsitek, hingga book review dan event agenda. Desain sampul dan layoutnya simple , namun tetap menarik dan elegan. Tema Cross-Border Architecture ini sangat tepat untuk diangkat pada volume 4 ini, karena ditahun 2015 akan diberlakukan ASEAN Mutual Recognition Arrangement (ASEAN MRA) on Architectural Services. Menurut sepengetahuanku, belum banyak dari kita (para mahasiswa) yang tahu mengenai ASEAN MRA ini. Liputan mengenai ASEAN MRA ini sangat berguna, terutama untuk arsitek-arsitek muda dan calon-calon arsitek, sebagai persiapan menghadapi pergerakan ekonomi terbuka ASEAN. Banyak informasi mengenai ASEAN MRA dan beberapa karya dari arsitek lintas batas yang dapat kita pelajari. Pesan untuk menghadapi pasar bebas ( dari hasil interview tim Archinesia dengan beberapa arsitek) "Ji...

[review] TIMVTM Karya Yoris Sebastian,plus Sedikit Komentar tentang Transportasi Indonesia & Transportasi yang Aku Gunakan

Gambar
TIME is More Valuable Than MONEY Dampak Transportasi pada Hidup Kita sumber gambar:  http://www.gramediapustakautama.com/buku-detail/87422/Time-is-More-Valuable-Than-Money penulis: Yoris Sebastian Tebal: 156 halaman Terbit: Januari 2014 TIMVTM ( TIME is More Valuable Than MONEY )  ini memang berbeda dibandingkan dengan buku-buku Yoris sebelumnya. Buku ini lebih banyak menceritakan tentang sarana-sarana transportasi, terutama di Indonesia, sejak jaman dahulu hingga transportasi masa depan. Dalam buku ini Yoris mengajak kita untuk semakin menghargai waktu agar kita dapat memanfaatkan 24 jam per hari kita seefektif dan seefisien mungkin. Sedikit masukan untuk buku ini (untuk Yoris): Buku ini akan semakin bagus kalau ilustrasi dan gambarnya lebih banyak dan masukan-masukan, bagaimana kita bisa lebih efektif dan efisien memanfaatkan waktu, juga ditambahkan lagi. Karena pembahasan tentang transportasi yang sangat dominan dan masih terkesan kaku (ilmiah), serta...

liku air

Gambar
sumber:  http://www.lifestylelift.org/7-ways-drinking-water-helps-you-look-and-feel-younger/ ketika air tak lagi pada wadahnya apakah harus terus aku isi? sedang wadah itu meninggalkan celah kecil yang akan menguras habis lagi isinya. atau apabila air ini terus kau tumpahkan lalu untuk apa aku terus menuangkannya? bukankah air akan terus mengalir? jika tak ada yang mewadahi. maka jangan salahkan bila ia akhirnya menguap dan menggumpal menjadi awan atau bahkan mungkin akan mengalir ke comberan. jadi sekarang kau pilih yang mana? biarkan saja semuanya mengalir seperti air, hentikannya sekarang juga, atau kau punya saran yang lebih baik?

ikutan crafting class

Gambar
Minggu, 10 februari 2013, aku, mbak rista, rieza, ifa, inta, sama nisa ikutan #makeitclass, yaitu acara cooking and crafting class yang di selanggarain oleh @infotembalang  , bertempat di i-cos ngesrep. aku, mbak rista sama ifa ikut yang crafting class. rieza, inta, nisa ikut yang cooking class. poster acaranya awal tau ada acaranya itu dari twitternya info tembalang. terus cerita ke yang lain, ngajakin ikutan. eh, ternyata pada mau ikut, alhasil kami berenam ikut acara ini. alat-bahan selain tas tote nya sendiri, ini adalah alat-bahan yang dipake di crafting class. ada alat pendedel jahitan, alat bantu masukin benang ke lubang jarum, benang jahit, benang wool, kain perca. alat pendedel jahitan sejujurnya aku sebelumnya belum pernah lihat alat yang kaya gini bentuknya. *ehehe* alat bantu masukin benang ke jarum sejujurnya juga, aku sama mbak rista masih terkagum sama benda ajaib ini. kira-kira siapa ya penemunya? *haha, kita patut berterimakas...

OBG

Aku kemarin utang cerita tentang OBG kan ya. hehe. Jadi, begini ceritanya ... OBG itu singkatan dari Oma Bin Grandma. OBG adalah sekumpulan anak polos dan imut yang sampe sekarang masih berwajah imut-imut kok (*hehe) . Yang termasuk di dalamnya, kebetulan merupakan anak-anak cewek yang merupakan alumni SDI dan SMPI Al-Azhar 14 Semarang. OBG terbentuk di saat kami menempuh jenjang SMP awal kelas 1 (atau kelas 7). Ide dibentuknya OBG ini adalah atas ide salah satu dari kami, yaitu Dini. (*sebenernya aku juga lupa cerita ide awalnya gimana, yang pasti ide ini udah diomongin duluan sama Dini, Fada dan Ausi, kalo tidak salah.) Awalnya, OBG hanya beranggotakan 4 anak yang saat itu merupakan teman sekelas, 7A, yaitu 1. Zahrina Zatadini, atau yang biasa dipanggil Dini, 2. Intifada, atau yang biasa dipanggil Fada, 3. Hardaning Aussiea Maranta, atau yang biasa dipanggil Ausi, 4. dan aku sendiri, Riska Sania Nurul Afifah. Namun kemudian, saat kelas 8 (*atau kelas 9 ya? hehe, lupa, m...

Sulitkah Menulis?

Apa sih yang kalian pikirkan bila mendengar kata menulis? Mudahkah? Sulitkah? Menulis adalah kegiatan dimana kita menggoreskan tinta alat tulis kita untuk membentuk sederetan huruf ataupun membentuk sederet angka, bisa juga membentuk sederetan kata-kata menjadi beberapa kalimat, hingga beberapa paragraf. Kegiatan tulis menulis sebenarnya sudah kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Saat kecil, menulis adalah salah salah satu hal yang diajarkan kepada kita selain membaca. Walaupun hanya sebuah huruf ataupun angka. Contoh mudahnya, mencatat pelajaran di sekolah dan menghitung secara tertulis, itu semua merupakan kegiatan menulis. Bila kita menginginkan menulis secara tingkat lanjut, kita bisa membuat puisi, artikel, juga cerita. Kapanpun dan di manapun kita berada, kita bisa menulis kok. Pagi, siang, sore, malam. Di rumah, di jalan, di sekolah/kampus, atau di tempat-tempat lainnya. Apa yang kita rasakan, apapun yang ingin kita tulis, sebaiknya langsung kita tuangka...